Pasaman Barat — Sebanyak 100 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-28 dari Institut Agama Islam (IAI) YAPTIP Chadijah Ismail Pasaman Barat secara resmi diserahkan kepada Pemerintah Kecamatan Kinali pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 10.30 WIB. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Camat Kinali dalam suasana khidmat dan penuh semangat pengabdian.
Prosesi penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Rektor II, Alwizra, S.Pd., M.Pd. Mahasiswa peserta KKN tersebut akan ditempatkan pada 7 kenagarian di Kecamatan Kinali dan dibagi ke dalam 10 kelompok, guna melaksanakan berbagai program pengabdian kepada masyarakat.
Acara ini turut dihadiri oleh 9 dosen supervisor lapangan, para Wali Nagari, serta sekretaris nagari yang akan menjadi mitra mahasiswa selama pelaksanaan KKN.
Dalam sambutannya, Camat Kinali, Syafruddin, S.Ag., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepercayaan menjadikan Kecamatan Kinali sebagai lokasi pengabdian mahasiswa. Ia berharap kehadiran para mahasiswa dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Jadikan kegiatan KKN ini sebagai momentum untuk mengabdi dan membaktikan diri di tengah masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu bersinergi dengan pemerintah serta berkontribusi dalam mendorong kemajuan daerah, khususnya di wilayah penempatan KKN,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Rektor II Alwizra menegaskan bahwa pelaksanaan KKN tahun 2026 memiliki makna istimewa karena menjadi program KKN perdana setelah alih bentuk STAI YAPTIP menjadi Institut Agama Islam YAPTIP Chadijah Ismail.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga diharapkan program KKN dapat terus berlanjut dan terlaksana dengan semakin baik di masa mendatang.
Dengan diterjunkannya ratusan mahasiswa ini, diharapkan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat semakin kuat dalam mendorong pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Kinali.

